Our social:

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Artis Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artis Indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Maret 2016

Ahmad Dhani Bilang Ahok Jangan Berhalusinasi Jadi Presiden

Artis musik Ahmad Dhani mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, jangan berhalusinasi untuk menjadi Presiden Republik Indonesia.

Hal ini berkait dengan ucapan Ahok yang menyatakan bahwa Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) saja mendukungnya untuk menjadi presiden.

"Jgn berhalusinasi," ucap Dhani melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Jumat (18/3/2016) malam.

Diberitakan sebelumnya, dalam kegiatan acara nonton bareng film Comic 8: Casino King part 2 di Djakarta Theatre, Jumat (18/3/2016) malam, Ahok memberikan tanggapannya berkait gambar dengan tulisan yang berbunyi "ROAD TO THE PRESIDENT, nothing gonna stop him!" yang diunggah Dhani dalam akun Twitter-nya.

"Ahmad Dhani yang bikin? Amin dong. Terima kasih dong. He-he-he. Amin sama terima kasih dong kalau Ahmad Dhani bilang Ahok bisa jadi presiden," kata Ahok kepada Kompas.com.

Ahok mengatakan, berarti pemikiran Dhani sudah sejalan dengan yang pernah diucapkan mendiang Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kepadanya dulu.

"Berarti dia pengikut Gus Dur. Karena Gus Dur juga pernah bilang sama saya, 'Jangankan jadi gubernur, jadi presiden aja bisa kamu'," tutur Ahok.

"PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) yang pertama dukung saya waktu mau jadi gubernur di Babel. Gus Dur yang dukung," ujarnya.

Gambar yang diunggah Dhani itu menunjukkan Ahok berseragam kepala daerah, beserta grafis perjalanan karier Ahok, mulai dari menjadi Bupati Belitung Timur pada tahun 2005 hingga diproyeksikan menjadi sosok kedelapan dalam jajaran RI pada tahun 2024./sumber

Jumat, 18 Maret 2016

Ahmad Dhani: Saya Heran Isi Otak Bimbim dan Kaka "Slank" Itu kayak Apa

Musisi Ahmad Dhani mengaku heran dengan sikap dua personel band Slank, yakni Bimbim dan Kaka, yang ia nilai sangat berpihak kepada pemerintahan sekarang.

Karena itu, Dhani meminta keduanya untuk duduk berdiskusi dalam pertemuan besar para seniman agar suara para pekerja seni tidak pecah.

"Saya ini heran, isi otaknya Bimbim dan Kaka itu kayak apa ya. Jadi, penting sekali, perlu adanya pertemuan besar-besaran seperti muktamar seniman," kata Dhani dalam diskusi bertajuk "Perlukah Artis dan Seniman Berpolitik" di Crown Plaza Hotel, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (16/3/2016).

Menurut Dhani, seperti warga negara lainnya, artis dan seniman juga berhak terjun di dunia politik.

Karena itu, ia menyayangkan jika ada artis atau seniman mencibir pekerja seni lain yang berpolitik.

"Memang pengetahuan (politik) artis hanya di permukaan, tetapi itu hak semua warga negara," katanya.

Dhani pun menyindir sikap para artis yang terkesan senang kepada pemerintahan dan malah membela habis-habisan. Menurut dia, sikap dan cara mereka seperti itu hanya karena ingin dekat dengan penguasa.

"Ada artis yang mentalnya senang dekat dengan penguasa. Namun, mereka sebagai seniman seharusnya punya tanggung jawab terhadap isi otak mereka, kenapa mendukung pemerintahan ini," lanjut dia./sumber

Kamis, 17 Maret 2016

Reaksi Datar Bimbim Soal Tantangan Ahmad Dhani dan Kritikan Pedasnya

Pentolan Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim enggan banyak komentar ketika ditanya soal tantangan diskusi politik yang dilayangkan musisi Ahmad Dhani. Sebelumnya Ahmad Dhani menyebut Bimbim dan Kaka sangat berpihak kepada pemerintahan Jokowi.

"Kami gak mau ngomong. No comment," ujar Bimbim saat datang ke Gedung BNN Jalan MT Haryono No 11 Cawang, Jakarta Timur, Rabu (17/3).

Dilansir dari merdeka.com, sebelumnya, Dhani yang mengklaim didukung PKB menjadi bakal calon gubernur DKI, ini pun mengajak Bimbim dan Kaka untuk hadir dalam diskusi politik bersama artis dan seniman di Tanah Air dalam dua pekan ke depan.

"Saya heran isi otaknya Bimbim dan Kaka itu kayak apa ya. Jadi, penting sekali, perlu adanya pertemuan besar-besaran seperti muktamar seniman," kata Dhani dalam diskusi bertajuk 'Perlukah Artis dan Seniman Berpolitik' di Crown Plaza Hotel, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (16/3).

Menurut Dhani, keberpihakan Kaka dan Bimbim hanyalah keberpihakan buta belaka dan tidak didukung oleh pengetahuan politik. Bahkan dia menyebut Kaka dan Bimbim adalah tipe seniman pelat merah karena hanya mau dekat dengan pemerintah, tanpa tahu tujuan politik mereka.

"Ada artis yang mentalnya senang dekat dengan penguasa. Namun, mereka sebagai seniman seharusnya punya tanggung jawab terhadap isi otak mereka, kenapa mendukung pemerintahan ini," lanjut dia.

Tantangan Dhani sebenarnya berawal dari sentilan budayawan Ratna Sarumpaet yang mengaku gerah dengan sikap band papan atas Slank yang terlihat diam dengan Pemerintahan Jokowi-JK. Menurut dia, sebagai pendukung, Kaka dkk tentu seharusnya tak berdiam diri dan membeo dengan pemerintahan yang menurutnya sudah di ambang kehancuran.

"Saya heran kenapa Slank diam diri. Mereka tidak pernah pikir kenapa fans mereka menurun, itu karena mereka mendukung pemerintahan yang salah," kata Ratna dalam kesempatan yang sama.

Sementara itu, politisi Golkar, Tantowi Yahya mengatakan agar Kaka dan Bimbim perlu meninjau ulang dukungan mereka kepada pemerintah. Mereka, kata Tantowi, hidup dari musik. Seharusnya tidak berpolitik praktis terlibat jauh sehingga dapat merugikan mereka.

"Soal Slank, kalau masih mau cari duit dari situ (dunia musik) pikiran kan baik-baik. Karena kita bawa warna sampai mati," tukas anggota Komisi II DPR ini.[sumber]